Senggugut? Atasi Dengan Cara Mudah Ini

No Comments

Bagaimana cara mengatasi senggugut
Cara Mengatasi Senggugut (pxhere.com)
Senggugut dan Cara Mengatasinya – Saat menjelang masa subur atau menstruasi, sebagian besar wanita pasti mengalami yang namanya nyeri haid(dismenore) setiap bulannya atau dikenal juga dengan istilah “Senggugut” dan “Pramentruasi”.

Senggugut atau Dismenore adalah penyakit yang kerap dialami sebagian wanita saat sedang menstruasi. Nyeri  ini pada umumnya terjadi di hari pertama haid dan biasanya berlangsung singkat, bisa beberapa jam atau bahkan sehari sampai tiga hari.  

Bila nyeri ini sudah menyerang, biasanya wanita sangat sensitif. Bahkan terkadang diantara mereka ada yang mengatakan seperti dunia mau kiamat karena sanking sakitnya.

Dalam agama Islam sendiri dikatakan bahwa Senggugut itu adalah “cakaran iblis”, kenapa demikian? Karena katanya iblis itu paling suka dengan rahim perempuan.  Seram juga ya.

Menurut penelitian, Senggugut ini dibagi menjadi dua kategori yang berbeda yakni: Pramentruasi primer dan Sekunder. 

Pramentruasi Primer 

Nyeri ini terjadi akibat kontraksi rahim. Biasanya dialami oleh wanita yang belum menikah dan berlangsung selama sehari hingga dua hari.

Rasa nyeri ini terjadi dikarenakan adanya peningkatan jumlah hormon prostaglandin di dalam saluran rahim wanita, dimana rahim mengalami kondisi mengencang dan melemas sehingga darah luruh dalam rahim. 

Dan rasa nyerinya akan berangsur membaik seiring kondisi saluran rahim kembali normal dan kadar prostaglandin juga menurun.

Adapun penyebab pramenstruasi primer diantaranya adalah:
  • Memiliki keluarga dengan riwayat nyeri saat menstruasi
  • Merokok
  • Pendarahan berat saat sedang menstruasi
  • Siklus haid tidak teratur
  • Tidak atau belum mempunyai anak
  • Mengalami puberitas 
Nyeri ini memang sangat mengganggu aktivitas namun bukan berarti tanda sulit hamil ya. Nyeri tersebut juga biasanya akan berkurang seiring pertambahan usia seseorang atau setelah melahirkan anak pertama.

Jadi, tak usah takut ya bila hal tersebut terjadi pada Anda, itu menandakan bahwa Anda termasuk wanita  subur.

Pramentruasi Sekunder 
`
Kategori kedua  ini biasanya dialami oleh wanita lanjut usia yang memiliki riwayat penyakit terkait gangguan reproduksi  baik itu rahim, saluran falopi dan juga ovarium yang mungkin disebabkan kanker ataupun tumor.

Nah, untuk yang Pramentruasi kedua ini harus di waspadai ya, karena efeknya cukup berbahaya. Biasanya gejala tersebut muncul setelah beberapa tahun mendapatkan menstruasi pertamanya.

Bila Pramentruasi primer berangsur menghilang seiring pertambahan usia, namun tidak berlaku pada Pramentruasi sekunder.

Dan biasanya rasa nyeri akan muncul beberapa hari sebelum menstruasi dan terus berlangsung beberapa hari hingga menstruasi selesai.

Dan penyebab nyeri sekunder ini sendiri ada beberapa hal yaitu:
  • Endometriosis – dimana pada kondisi ini, lapisan endometrium yang seharusnya ada di dalam rahim justru tumbuh di luar uterus misal pada tuba falopi, ovarium, belakang uterus atau bahkan di kandung kemih. Seperti halnya di dalam rahim, lapisan endometrium yang tumbuh diluar juga bisa pecah dan akibatnya mengeluarkan darah, sebagai reaksi perubahan hormon. Dan pendarahan inilah yang menjadi pemicu adanya ada rasa sakit saat menjelang menstruasi.  Dan jaringan bekas luka atau adhesions pun terbentuk didalam rongga panggul dimana pendarahan ini terjadi. Sehingga menyebabkan organ tubuh menempel, imbasnya timbul rasa nyeri berlebih.
  • Ademyosis – kondisis tersebut diakibatkan lapisan endometriosis yang harusnya menempel pada rahim, tumbuh sampai menembus dinding rahim.
  • Fibroids – kondisi ini terjadi dikarenakan adanya tumor jinak yang tumbuh didalam rahim sehingga menyebabkan rasa nyeri berlebih.
  • Infeksi menular seksual
  • Sindrom Pramentruasi(PMS)
  • Stenos serviks – kondisi dimana leher rahim kecil yang mengakibatkan aliran menstruasi menjadi semakin lambat.
Gejala Apa Saja Yang Dialami Saat Nyeri Haid?

Dan gejala yang dialami biasanya adalah muntah, mual, sakit kepala, kaki dan perut kram pening, berkeringat, diare, sembelit, perut kembung, rasa seperti melayang bahkan lebih parahnya lagi ada yang sampai pingsan.

Bagaimana Cara Mengatasi Nyeri Haid?

Saat nyeri haid terjadi, memang terkadang dapat mengganggu aktivitas perempuan. Maka untuk mengurangi sakit berlebih Anda dapat melakukan beberapa cara mudah berikut ini, yaitu:
  1. Beristirahat yang cukup
  2. Hindari sebaik mungkin untuk mengonsumsi makanan yang mengandung kafein dan juga garam. Karena kafein dapat menyempitkan serta meningkatkan aliran darah sehingga memicu rasa sakit.
  3. Jangan merokok dan meminum alkohol.
  4. Pijat pelan-pelan bagian perut dengan mengusapkan minyak angin terlebih dahulu
  5. Berolahraga juga bisa mengurangi rasa nyeri yang berlebihan
  6. Mandi air hangat
  7. Memakan makanan bernutrisi
  8. Lakukan relaksasi seperti Yoga
  9. Konsumsi Vitamin E, B6, B1 dan Omega 3 asam lemak
  10. Naikkan kaki ke atas
  11. Jauhkan rasa stress
  12. Perbanyak konsumsi air putih
  13. Isi botol dengan air hangat, kemudian balut dengan handuk dan letakkan dibagian yang sakit. Atau Anda juga bisa membeli pad pemanas di apotek.
Jika rasa nyeri tak kunjung sembuh, Anda juga dapat mengonsumsi  sobat pereda gejalanya yang aman untuk dikonsumsi dan biasanya obat ini dijual di apotik, seperti:

#Ibuprofen
Tidak hanya untuk mengatasi demam, sakit kepala dan sakit gigi, ternyata Ibuprofen juga dapat menurunkan produksi hormon prostaglandin yang memicu perut kram.

Untuk obat ini, sebaiknya diminum 2 sampai 3 hari kedepan begitu kram muncul. Namun pil ini tidak dianjurkan bagi mereka yang mempunyai riwayat penyakit terkait asma, lambung, ginjal dan hati.

#Naproxen
Selain Ibuprofen, Naproxen juga mampu menurunkan kadar hormon prostaglandin yang memicu nyeri haid.

#Pil KB
Bukan hanya untuk mencegah kehamilan, Pil KB juga ternyata mampu menurunkan jumlah hormon Prostaglandin dan membantu menipiskan lapisan rahim sehingga menstruasi berjalan lancar dan rasa nyeri pun berkurang.

Sebenarnya semua wanita subur dapat mengonsumsi Pil KB tiap bulannya untuk mengurangi rasa nyeri haid. Namun cara tersebut tidak diperkenankan bagi wanita yang memiliki masalah penggumpalan darah atau kanker tertentu.


Ada baiknya sebelum mengonsumsi Pil KB untuk mengurangi rasa sakit nyeri haid, konsultasikan terlebih dahulu ya dengan dokter.

Dan bila saat ini Anda merasakan tanda-tanda nyeri haid sekunder, harap waspada ya. Segera konsultasikan dengan dokter.

Semoga informasi diatas tidak menyebabkan rasa cemas ya. Dan semoga info ini juga bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa untuk di share ya. Terima kasih

Dear readers, after reading the Content please ask for advice and to provide constructive feedback Please Write Relevant Comment with Polite Language.Your comments inspired me to continue blogging. Your opinion much more valuable to me. Thank you.